#TipsKeuangan: Pasar Uang dan Pasar Modal, Mana yang Lebih Menguntungkan?

0
1994

Image result for transaksi pasar modal dan pasar uang

  1. Perbedaan dari Sisi Tempat Transaksi

Di Indonesia, transaksi pasar modal dilakukan di bursa efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Sedangkan untuk pasar uang tidak ada transaksi khusus, dan proses transaksi dilakukan dengan menggunakan alat komunikasi antar Bank.

  1. Perbedaan dari Barang yang Diperjual-Belikan

Pada pasar modal, instrumen yang diperjualbelikan berupa obligasi, saham dan surat berharga lainnya. Tentu saja yang dipertemukan di sini adalah perusahaan pencari modal dan investor (penanam modal).

Investor ini nantinya akan bertindak seperti pembeli yang harus jeli dalam menjatuhkan pilihan. Dari pedagang mana dan barang apa yang akan dibeli.

Namun jika dalam pasar uang yang diperjualbelikan adalah Surat Berharga Pasar Uang yang biasanya digunakan secara diskonto. Instrumen lainnya yang dipakai berupa SBI (Sertifikat Bank Indonesia), Promissory Notes (kesanggupan membayar utang piutang jangka pendek), Deposito (instrumen yang dikeluarkan bank), Treasury Bills (instrumen yang dikeluarkan negara dalam jangka waktu kurang dari setahun), Commercial Paper, Call Money dan Banker’s Acceptance.

  1. Perbedaan dari Segi Risiko

Kalau berbicara risiko tentu saja ada perbedaan pasar uang dan pasar modal. Pasar uang lebih banyak diminati karena dianggap lebih minim risiko. Selain itu, pasar uang ini lebih kecil modalnya. Bahkan Anda bisa menanamkan modal mulai dari Rp. 100.000 saja.

Keamanannya juga terjamin karena dikelola oleh orang profesional. Kekurangannya, investasi pasar uang seperti reksadana hanya membatasi investasinya dengan jumlah tak lebih dari 10%.

Sementara pada pasar modal, ada banyak sekali risiko yang mengintai. Contohnya saja saat Anda membeli saham. Ada risiko loss, risiko bangkrut dan likuiditas. Pasar modal bersifat fluktuatif sehingga sangat rentan terhadap kerugian.

Namun demikian, bagi pemodal kecil yang ingin bermain kecil, Anda bisa ikut reksadana pasar modal yang menggabungkan dana nasabah sehingga bisa membeli saham dan obligasi. Tentu saja keuntungan dan kerugiannya ditanggung bersama.

Baca juga : Ini Dia Cara ‘Mancing’ Pundi-Pundi Rupiah Lewat Youtube