Ingin Kaya dan Bahagia? Jangan Kebanyakan Gaya

0
1175
Ingin Kaya dan Bahagia? Jangan Kebanyakan Gaya

Bila Anda ingin kaya, sejahtera, dan terbebas dari beban berat dalam kehidupan ada satu kunci yang harus dilakukan. Jangan terlalu banyak gaya!

Seperti yang dijelaskan oleh motivator, Tung Desem Waringin ketika berbicara di pre-launching buku terbarunya “Life Revolution” di Sekolah Menengah Pertama Angkasa Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Menurut Tung Desem Waringin, hal ini seperti dengan hukum fisika tentang gaya dan tekanan.

“Gaya berbanding lurus dengan tekanan, kalau hidup Anda kebanyakan tekanan berarti Anda kebanyakan gaya,” kata Tung Desem Waringin.

Tung mencontohkan, ketika seseorang membeli motor seharga 18 juta namun harga motor tersebut akan jatuh di kemudian hari dan malah merugikan orang tersebut secara finansial.

“(Argumennya) Tapi kan saya perlu, apa iya perlu? Mungkin perlu tapi kan tidak harus baru,” kata Tung menjelaskan.

Sehingga menurut Tung, yang penting harus Anda lakukan supaya bisa kaya dan bahagia salah satunya adalah dengan cerdas dalam mengelola keuangan dan tidak menghabiskannya untuk sesuatu yang tidak diperlukan.

“Kalau kebanyakan gaya dulu, beli kacamata baru, beli handphone yang mahal, beli sepatu mahal, keluar negeri dulu, beli mobil dulu. Sebetulnya itu boleh tidak? Boleh. Tapi gayanya belakangan,” katanya.

Menurut Tung Desem sendiri, ada tiga jenis pengeluaran atau Happy Money yaitu: ketika bisa dipakai, bisa menabung untuk hari tua atau investasi dan beramal.

Saat ini masih banyak orang yang lebih mementingkan pengeluaran yang pertama.

“97 persen orang bisa memakai tanpa perlu di ajari dan 3 persen orang yang pelit. Kalau happy money yang itu senangnya sekali saja,” ujarnya.

Sementara, apabila mengeluarkan uang untuk berinvestasi, dana tersebut bisa digunakan untuk masa depan dan hari tua.

Di sisi lain, mengeluarkan uang untuk beramal menjadi investasi bukan di dunia, namun di akhirat.