6 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memulai Bisnis Online

0
1221

Memulai bisnis online dimulai dengan mengisi kebutuhan dan membangun kredibilitas, tetapi faktor-faktor yang membuat bisnis online Anda sukses besar tidak berhenti di situ. Mayoritas orang yang memulai bisnis online gagal, sebagian besar karena kesalahan yang tampak jelas seperti melebih-lebihkan keuntungan atau mencoba terlalu banyak hal kepada pelanggan dari awal. Tetapi ada banyak lagi pengalaman pemilik bisnis yang musnah. Untuk meningkatkan keberhasilan Anda, hindari 6 kesalahan umum ini saat memulai bisnis online.

1.       Tidak memiliki rencana.

Anda tidak perlu memiliki rencana bisnis formal, tetapi Anda masih memerlukan rencana. Orang-orang menganggap rencana bisnis sebagai pekerjaan rumah yang tidak ingin mereka lakukan tetapi perencanaan membantu apa pun mengenai kesuksesan Anda. Anda tidak perlu rencana bisnis 20 halaman resmi,  Anda hanya perlu tahu siapa pelanggan Anda, apa yang Anda jual dan apa yang bersedia dibayar orang untuk produk atau layanan Anda.

2.      Terlalu fokus pada hal-hal kecil.

Dengan mengalihkan fokus pada hal-hal kecil seperti tampilan kartu nama atau desain logo, Anda membuang-buang waktu yang berharga. Sebaliknya, berkonsentrasi lah pada tugas yang akan membantu mendorong bisnis Anda ke tingkat berikutnya.

3.       Tidak mengkhawatirkan uang.

Jadilah optimis tetapi bukan tentang uang.  Ada peluang yang memungkinkan bahwa perusahaan Anda akan kehabisan uang sebelum membuatnya.  Ketahui berapa banyak uang tunai yang Anda miliki untuk menjalankan bisnis Anda dan pastikan Anda memiliki rencana untuk mencoba mendapatkan lebih banyak uang sebelum Anda kehabisan. Anda dari awal harus membuat rencana keuangan, dan berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ini.

4.       Mengabaikan layanan pelanggan.

Dengan begitu banyak transaksi bisnis yang terjadi melalui internet, mudah lupa bahwa pelanggan adalah orang-orang yang kemungkinan besar akan kembali ke situs web Anda jika mereka memiliki pengalaman yang baik. Pastikan Anda memiliki beberapa cara berinteraksi dengan orang-orang yang mengunjungi situs Anda. Sering-seringlah berinteraksi melalui obrolan langsung, survei, email, atau telepon. Selain itu, pantau situs media sosial untuk melihat siapa yang tidak senang dengan layanan Anda.

5.       Menyebar terlalu sedikit di media sosial.

Ketika Anda memulai dengan pemasaran dan membangun merek Anda, uji satu atau dua audiens sosial utama di mana Anda mengenal audiens Anda dan dapat membangun audiens yang disesuaikan dengan anggaran kecil.  Sebagai aturan umum, Facebook dan Instagram cenderung lebih baik untuk penjualan produk. LinkedIn adalah bidang yang lebih baik untuk kepribadian bisnis yang mencoba membangun mereknya sendiri. LinkedIn juga tempat yang bagus untuk mengubah konten.

6.       Berpikir bahwa semuanya adalah satu ukuran yang cocok untuk semua orang.

Hanya karena produk atau strategi telah berhasil untuk satu perusahaan tidak berarti itu akan bekerja untuk perusahaan lain. Jika Anda dapat menguji produk Anda menggunakan risiko keuangan dan sumber daya minimum, maka lakukanlah.

Semoga Bermanfaat

GRATIS… Pelatihan 365 Hari Bersama Tung Desem Waringin yang Bisa Me-Revolusi Bisnis, Marketing, Sales, Karir, Kehidupan, Kesehatan, Kebahagiaan dan Keuangan bahkan Percintaan dengan Materi Terbaru Seharga Rp 2.997.000.

Khusus Untuk 97 Orang Pembaca detikFinance Hari Ini Jadi GRATIS, Daftar Sekarang Juga, Klik Disini Untuk Daftar.

Note :

  1. Klik Disini Untuk Daftar mengarah ke link https://laruno.id/rangkuman-fr-mp