5 Cara Membangun Tim Perkembangan Bisnis!
publish on : 18 Mar 2020
Topic : Business

Tim adalah sekelompok orang yang saling bekerja sama untuk sebuah yang telah ditentukan bersama. Dalam sebuah tim, setiap orang memiliki tugas masing-masing dimana tugas tersebut saling berkaitan untuk mencapai sebuah tujuan. Dalam menjalankan bisnis, tim merupakan salah satu pondasi penting yang harus Anda kelola dengan baik. Sebuah tim memiliki peran penting dalam perkembangan sebuah bisnis.

Di mana, jika tim yang Anda miliki kurang maksimal dan tidak dapat bekerja sama, maka perkembangan bisnis akan mengalami kendala dan hambatan. Sedangkan, jika tim Anda solid dan mampu bekerja sama dengan baik, bisnis akan mendapatkan peluang besar untuk terus berkembang dan bertahan menghadapi persaingan bisnis. Di bawah ini, dapat Anda ikuti beberapa tips membangun sebuah tim yang baik dan solid untuk perkembangan bisnis dengan 5 cara tetapi 5 cara ini biasanya dipakai dalam suatu perusahaan.

Perusahaan merupakan satu sistem kerja yang digerakkan oleh setiap bagian, sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Untuk mencapai target sesuai dengan waktu yang ditentukan, perlu beberapa tim kerja yang sinkron dan bersinergi. Sehingga gerak perusahaan menjadi efektif serta efisien, baik dari segi waktu, sumber daya, dan berbagai faktor lainnya.

ADS_BM

Keberadaan tim kerja sendiri mutlak dalam satu perusahaan. Setiap pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu, yang mana hal ini sangat sulit jika dikerjakan oleh satu orang saja. Meski pada prakteknya kerja yang dilakukan adalah secara individu, namun individu-individu ini pada satu kelompok kecil untuk menghasilkan output yang menjadi tugasnya.

Untuk membentuk tim kerja yang efektif, maka diperlukan chemistry yang kuat setiap anggotanya. Lalu, bagaimana caranya membuat chemistry yang kuat dan menjadikan tim yang kompak? Berikut akan dipaparkan secara singkat agar Anda dapat memahaminya lebih jauh.

1. Percaya dan Bertanggung Jawab.


Saling memercayai anggota tim yang dibentuk menjadi kunci utama dari solidnya satu tim kerja dalam setiap unit. Ketika satu orang mendapatkan satu tugas, maka sebaiknya orang lain dalam tim benar-benar mempercayakan tugas tersebut padanya, sehingga orang tersebut dapat merasa percaya diri dan lebih fokus.

Kepercayaan harus pula didukung dengan rasa tanggung jawab. Jika disatu sisi anggota tim sudah saling percaya, maka di sisi lain setiap anggota tim juga harus dapat bertanggung jawab pada pekerjaan yang dipercayakan padanya. Saat pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab, maka kepercayaan akan terbayar, dan tim yang solid akan terbentuk.

2. Tentukan Tujuan Bersama.


Sebelum mulai bekerja, semua anggota tim harus mengetahui apa tujuan yang sebenarnya ingiin dicapai. Richard Spoon dalam sebuah bukunya yang berjudul Team Renaissance: The Art, Science, and Politics of Great Teams menjelaskan bahwa tanpa adanya arah dan ukuran keberhasilan yang jelas bagi sebuah tim dalam mencapai tujuannya, maka sangat tidak mungkin mengumpulkan sebuah tim untuk mengerjakannya. Dengan menentukan tujuan, seluruh anggota tim dapat lebih bertanggung jawab dan dapat bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan bersama. Cara ini juga dapat memotivasi anggota tim untuk saling berkoordinasi dan menjalankan peran masing-masing.

3. Ciptakan Kebersamaan dan Kepercayaan.


Dua hal ini adalah kunci utama untuk membangun sebuah tim yang solid dalam mencapai tujuan bersama. Untuk menciptakan kedua hal ini, cobalah untuk saling berbagi kepada rekan satu tim dalam keadaan suka maupun duka. Untuk menciptakan rasa saling percaya dan kebersamaan, Anda dapat mendorong anggota tim untuk saling peduli dan bekerja sama demi tujuan bersama. Anda juga dapat mengajak tim untuk keluar kantor bersama hanya sekedar untuk menonton ataupun makan bersama. Hal ini dapat membuat tim lebih dekat dan juga solid dalam pekerjaan.

 

Dengan tim yang solid, bisnis dapat berkembang dengan mudah, karena tim adalah salah satu pondasi yang dapat mendorong kemajuan dan perkembangan sebuah bisnis. Setelah memperkuat anggota tim, Anda juga harus memperkuat posisi keuangan bisnis. Dengan keuangan yang stabil dan kuat, bisnis dapat lebih mudah berkembang dan bertahan dari banyak persaingan bisnis. Untuk melihat posisi keuangan bisnis, Anda dapat mulai membuat laporan keuangan.

 

Dengan laporan keuangan yang tepat, Anda dapat melihat kondisi keuangan perusahaan dengan mudah sehingga dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat membantu dalam membuat laporan keuangan perusahaan dengan mudah, cepat, dan aman. Dengan mendaftarkan bisnis Anda ke Jurnal, Anda juga dapat memonitor keuangan bisnis di mana pun dan kapan pun secara realtime.


4. Tentukan Peran Masing-Masing.


Selanjutnya adalah menentukan peran dari masing-masing anggota tim. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus mengetahui skill dan pola pikir dari masing-masing anggota tim. Dengan begitu, Anda dapat lebih mudah dalam menentukan peran dari seluruh anggota tim yang Anda miliki. Misalnya, ketika Anda ingin membuat suatu promosi di media digital, maka Anda membutuhkan tim marketing yang memiliki banyak koneksi di media digital dan mengerti materi apa yang cocok digunakan dalam media promosi tersebut.


5. Evaluasi


Setiap tim kerja memiliki porsi project-nya masing-masing. Setelah dilaksanakan dan selesai, secara berkala perlu dilakukan evaluasi mengenai project yang telah dilakukan. Dengan begini akan nampak, kira-kira apa saja yang telah dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat ditingkatkan, serta apa saja yang sekiranya kurang dan bisa di perbaiki.

 

Momen evaluasi menjadi momen penting sebab dengan begini setiap anggota tim dapat mengetahui sejauh mana hasil dari kerja yang dilakukan terhadap target perusahaan. Mungkin Anda bisa memberikan tambahan seperti teguran dan apresiasi pada karyawan yang pantas.

Perusahaan bagai sebuah mobil, yang untuk berjalan dengan baik harus digerakkan pula oleh setiap bagian mesin dengan baik. Tim kerja yang ada, merupakan bagian penggerak perusahaan sehingga perlu berjalan dengan ritme yang sama, tempo yang sama, serta visi dan misi yang sama. Dengan demikian, target perusahaan dapat terpenuhi, bahkan mungkin capaiannya akan lebih baik.

Tentu saja, membentuk tim kerja perlu diawali dengan pemilihan anggota yang tepat secara profesional. Setiap pekerjaan memerlukan satu keahlian, sehingga harus ditangani dengan tepat. Jika Anda menggunakan database sistem pengelolaan HR  terpadu seperti sleekr, hal ini tidaklah sulit. Setiap karyawan akan memiliki data yang jelas terkait bidang keahlian, sehingga dapat ditempatkan pada pos yang sesuai. Selain itu, database yang juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan lain seperti administrasi SDM. Segera gunakan Sleekr, dan rasakan manfaatnya.

Itulah kelima tips yang dapat Anda ikuti untuk membangun sebuah tim yang solid dalam sebuah bisnis.

ADS_BM

Terima kasih sudah membaca sampai habis. Silahkan Anda:

1. Bagikan kepada teman lainnya, agar bisa sama-sama belajar. Klik Tombol Bagikan

2. Klik laruno.com/blog untuk cek artikel lainnya.

3. Klik laruno.com/products untuk cek produk-produk menarik lainnya dari larunocom.

4. Silahkan diskusi pendapat Anda, dikolom komentar.


0 KOMENTAR
Sign up atau Login untuk berkomentar, suka & bagikan.