#TipsBisnis : Sekolah Tidak Mengajarkan 4 Keahlian Bisnis Ini Pada Anak!

0
8040

"24 Prinsip Milyader Yang Tercerahkan"

Rahasia Orang Kaya Dalam Mengumpulkan Pundi Kekayaan Sehingga Mereka Sampai Saat Ini Semakin Kaya

Mau Lebih Detail Tentang Materi Ini? Saya Akan Kirimkan Ke Email Anda Sekarang GRATIS

pelatihan book
eBook senilai Rp. 997.000,- ini Gratis, cukup masukkan nama dan email Anda ke form dibawah ini.
:
:

Setiap musim liburan berakhir, sudah waktunya anak-anak kembali bersekolah. Saat ini, anak-anak di sekolah belum diberikan fokus terhadap pelajaran tertentu yang diminatinya. Penjurusan mata pelajaran baru dimulai sejak jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ataupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Lalu bagaimana jika anak-anak Anda memiliki bidang minat di luar pelajaran sekolah? Misalnya, kesenian, beladiri, atau bahkan entrepreneurship alias kewirausahaan. Salah satu jalannya tentu dengan membiarkan mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah atau mengikuti les. Namun, tidak seluruh ilmu tersebut dapat diajarkan melalui kegiatan belajar formal.

Managing Director dari situs pembanding produk keuangan paling populer di Indonesia HaloMoney.co.id, Jay Broekman, menyatakan anak memiliki hak untuk mengembangkan bakatnya di luar kegiatan formal seperti sekolah dan les. Untuk itu, orang tua atau wali anak mengemban tugas sebagai ‘guru’ yang perlu mengajarkan mereka.

“Salah satu pelajaran hidup yang jarang diajarkan secara formal di sekolah adalah ilmu bisnis atau kewirausahaan. Apakah anak memiliki bakat ini atau tidak, tentu tidak ada salahnya jika anak sudah memahami dasar konsep bisnis yang benar. Kelak, ilmu ini akan membantu dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun terjun ke dalam dunia wirausaha,” kata Jay.

Ada 4 cara memberi pelajaran bisnis untuk anak yang bisa diterapkan oleh orang tua dan wali anak:

1. Dilibatkan dalam bisnis

Biarkan anak terlibat dalam bisnis yang Anda atau kenalan Anda geluti. Anak bisa diberikan peran-peran yang sederhana. Beritahukan apa kontribusi peran dia dalam bisnis, sehingga dia mulai memahami struktur organisasi dalam sebuah bisnis.

Contohnya, saudara Anda memiliki bisnis peternakan di desa. Sambil berkunjung ke tempatnya, Anda bisa meminta saudara Anda untuk membawa si anak melihat-lihat peternakan, kemudian bisa coba membantu untuk mengambil hasil ternak seperti memerah susu sapi. Ajarkan proses bisnis secara sederhana, seperti ke mana berikutnya susu yang ia perah tersebut dibawa hingga terjual ke konsumen.

Dengan sering anak terlibat dengan bisnis maka akan membuat si anak terbiasa dengan bisnis tersebut dan mungkin anak itu mempunyai impian untuk membangun bisnis yang lebih besar.

Buka page 2 untuk lebih lengkap bacanya!

TAHUKAH ANDA! mungkin Anda perlu membaca ini...


Satu Rahasia Orang Kaya Mengumpulkan Kekayaan Lebih Cepat Dalam Waktu Yang Sama Dengan Anda. Ayo Download Sekarang Pelatihan "61 Rahasia Menjadi Kaya" senilai Rp 997.000. Khusus Untuk Pembaca LARUNO.COM Hari Ini, Saya Kasih Gratis, Terbatas Untuk 100 Orang Pembaca. Klik Disini Untuk Download